Situs Judi Resmi - Bhayangkara FC sukses mengalahkan Madura United dalam pertandingan pekan ke-33 Liga 1 2017. Bermain di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu (8/11) malam, Bhayangkara menang dengan skor meyakinkan atas Madura United, 3-1.
Pasukan The Guardian menang berkat trigol Ilija Spasojevic pada menit ke-50, 67, dan 94. Sementara, satu gol Madura United dicetak oleh Rizky Dwi Febrianto pada menit ke-69.
Kemenangan itu membuat Evan Dimas dkk meraih 68 poin sekaligus dikatakan bisa mengunci gelar juara Liga 1 meskipun menyisakan satu laga akan tetapi Bali United kalah head to head dengan BFC. Keputusan BFC menjadi juara Liga 1 bisa batal jika Komisi Banding PSSI mengabulkan permohonan banding Mitra Kukar.
Saat ini Naga Mekes sedang melakukan banding lantaran tidak puas dengan hukuman kalah 0-3 akibat dinyatakan bersalah menurunkan pemain ilegal, Mohamed Sissoko, pada pertandingan yang mempertemukan kedua tim di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Jumat (3/11/). Sang marquee player berstatus tak boleh main akibat akumulasi kartu.
Cercaan Netizen:
Tertundanya pesta Bhayangkara FC membuat beberapa pihak merasa tidak senang dengan hal tersebut. Alhasil, banyak pula netizen yang memberikan cercaan pada tim lewat sosial media Instagram. Lewat akun resmi @bhayangkarafc, mereka diketahui baru mengunggah sebuah video pesta juara namun dikolom komentar pun dipenuhi dengan hinaan dari warganet.
Langsung Ditanggapi Tegas Simon
Respon nyinyir kepada keberhasilan Bhayangkara FC saat ini langsung direspon tegas oleh Simon Mc Menemy. Link Sbo 2017 Menurut Simon timnya layak menjadi juara mengingat menjadi tim terbaik pada musim ini dalam hal meraih kemenangan terbanyak, di mana The Guardians sukses meraih 22 kemenangan dari 33 laga yang sudah dimainkan, unggul dua kemenangan atas Bali United.
“Saya tidak peduli (dengan kontroversi). Saya datang ke sini untuk melatih Bhayangkara, saya tidak tertarik membicarakan “politik” di belakang sana. Tugas saya untuk membawa tim ini juara dan Anda lihat kami berhasil meraihnya,” ujar Simon McMenemy.
“Kami meraih kemenangan lebih banyak dari tim-tim lain. Saya sangat bangga menjadi pelatih Bhayangkara FC. Meski pun nanti harus finis di urutan kedua atau ketiga, tapi faktanya kami adalah juara. Terima kasih kepada Bharamania yang sudah mendukung kami. Ini adalah kemenangan kita semua,”tambahnya
Pelatih asal Skolandia ini juga siap membuktikan jika timnya ingin menjadi juara elegan dengan menumbangkan Persija Jakarta pada laga kandang terakhir, Minggu (12/11). Jika kemenangan bisa diraih saat menghadapi Macan Kemayoran, Bhayangkara FC benar-benar menjadi juara tak terbantahkan meskipun banding Mitra Kukar soal putusan Komdis PSSI diterima.








0 comments:
Post a Comment