Bandar Judi Sbobet - Chief Operational Officer PT Liga Indonesia Baru, Tigor Shalomboboy memastikan tetap menggelar malam awarding night alias malam penghargaan bagi pemenang Liga 1. Sebelumnya penyelenggaraan awarding night mengalami tidak kejelasan.
Sejatinya, prosesi tersebut awalnya akan digelar pada 7 Desember 2017. Namun, hingga saat ini PT Liga Indonesia Baru masih belum mengambil sikap tegas terkait tanggal pelaksanaan awarding night.
Namun kini Tigor mengatakan pelaksanaan event tersebut akan dilakukan paling lambat sebelum natal. Mengingat event ini sudah terlalu lama mundur.
“Tapi kita berharap sebelum Desember ini selesai kita bisa pastikan acara itu berlangsung. Ya mudah-mudahan sebelum natal lah, sebelum orang pada liburan kabur-kaburan,” ujar Tigor di Hotel Sultan Jakarta, Senin (11/12).
Lebih lanjut, Tigor coba menjelaskan alasan pihaknya selalu mengundurkan jadwal awarding night adalah menyesuaikan jadwal dengan pihak-pihak terkait.
“Untuk awarding night kita juga melihat semua pihak ya, termasuk tentunya dari PSSI apalagi ketua umum mau menyerahkan langsung dan beliau juga ada agenda-agenda yang tidak bisa ditinggalkan,” tambahnya.
Sebelumnya Bhayangkara FC dipastikan batal mengikuti turnamen sepakbola yang digelar di China. Link Sbobet Terbaru Hal ini lantaran ketidakjelasan tanggal awarding night atau malam penghargaan Liga 1.
Awarding Night akan menjadi ajang pemberian penghargaan untuk yang terbaik di Liga 1. Beberapa di antaranya adalah pemain terbaik, pesepakbola muda terbaik, dan pelatih terbaik.
Untuk kategori pemain terbaik, nominasinya adalah Wiljan Pluim (PSM Makassar), Sylvano Comvalius (Bali United), dan Paulo Sergio (Bhayangkara FC). Adapun untuk pemain muda terbaik, Rezaldi Hehanusa (Persija Jakarta), Septian David Maulana (Mitra Kutai Kartanegara), dan Muhammad Arfan (PSM Makassar) jadi kandidat.








0 comments:
Post a Comment